Ta'aruf Ikami Sul-Sel 2017

image : eibisidi.com


Rasa primordialisme kedaerahan tampak bukan merupakan hak baru bagi kita. Bagi segenap mahasiswa, rasa memiliki daerah kelahiran asal merupakan identitas (kebanggaan) tersendiri. Para mahasiswa yang umumnya berasal dari pelosok daerah di Nusantara terkadang merasa senasib dan seperjuangan. Dengan nasib yang sama inilah yang mendorong manusia membuat suatu wadah untuk saling berinteraksi, saling mengenal dan dapat berbagi satu sama lain.

Sulawesi - Selatan salah satu daerah yang kaya akan nilai - nilai budaya . Salah satu nilai yang bisa kita rasakan adalah  "assimellereng" yang mengandung makna kesehatian, kerukunan, kesatupaduan antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga lain, antara seorang sahabat dengan sahabat yang lain. Memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi, setia kawan, cepat merasakan penderitaan orang lain, tidak tega membiarkan saudaranya berada dalam keadaan menderita.

11 - 13/05/2017 adalah awal perkenalan kita, dalam rangkaian acara Ta'aruf IKAMI Sul-Sel Cabang Ciputat, Tangerang Selatan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Pulau Tidung yang terdiri dari Tidung Besar dan Tidung Kecil yang dihubungkan oleh jembatan panjang yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk setempat. Pulau yang Sangat Unik Nan Indah yang menjadi saksi bisu pertemuan kita.

Semoga hubungan ini tidak terhenti di sini saja, mari kita sama-sama membangun IKAMI Sul - Sel Cabang Ciputat. agar kedepannya lebih baik lagi, mampu melihat peluang di tanah rantau agar menciptakan duta - duta Sulawesi yang mampu merubah paradigma masyarakat luas. bahwa orang Sulawesi itu tidak Keras tapi Tegas, tinggal kita yang membuat jalan bagaimana cara mengsosialisasikannya, ntah teman-teman menjadi pemimpin, atau minimal berkontribusi dalam kegiatan di organisasi atau bidang yang lainnya.  dengan tidak melupakan nilai - nilai budaya dan kekeluargaan di tanah rantau.

Terima kasih, karena dengan acara Ta'aruf ini kita bisa menambah ilmu dan pengalaman, menambah saudara  serta menjadi sandaran di rantauan. semoga ini menjadi jembatan dan jalur buat kita untuk saling mengenal. mari berbagi kasih dan sayang, saling merangkul dalam wadah yang insya Allah berkah.



Oleh : Muhammad Rizal







Komentar

Terpopuler